Pluralis Kristen


Penggunaan kata PLURALIS di dalam blog ini mengacu kepada sikap sosial yang menghormati agama atau keyakinan orang lain yang berbeda dengan kita.

Dalam menghormati agama orang lain itu, kita tidak mesti terjerumus ke dalam pluralisme, yang merupakan sikap yang sudah terlalu jauh, sampai menerima atau mengakui bahwa semua agama adalah sama saja.

Jadi, singkatnya.....


Pluralis, Yes!
Pluralisme, no!
Tampilkan postingan dengan label kontra fundamentalisme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kontra fundamentalisme. Tampilkan semua postingan

3 Mar 2010

Ahmadinejad

Dunia harus hancur, kata mereka. Tuhan menghendaki itu. Telah dinubuatkan perang penghabisan akan pecah, kata mereka. Iblis akan dihadapi dalam Armageddon itu, sorga akan terkuak, dan "Yang Setia dan Yang Benar" akan turun mengendarai seekor kuda putih.

Nasionalisme Yahudi dan Kristen Fundamentalis

Ada satu ciri kaum fundamentalis, dari agama apapun: mereka memusuhi hidup. Hidup adalah sejenis hukuman, karena fana dan diubah waktu. Bagi mereka waktu yang berubah adalah jalan kemerosotan.. Sebab itu, mereka cegah waktu dari doktrin, tiap kalimat dalam Kitab Suci harus dipatok sebagai sesuatu yang mandeg. Bagi mereka hidup di dunia selalu terancam najis. Sebab itu Tuhan adalah suara amarah: "dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul semua bangsa". ~ Goenawan Mohamad

20 Feb 2010

Gus Dur Diantara Pluralisme dan Pluralitas

Pentingnya untuk membedakan antara pluralis (pluralitas) dan pluralisme ternyata juga sudah dirasakan di kalangan teman-teman yang beragama Islam. Sebagaimana yang sudah saya katakan di dalam tulisan saya di awal blog ini, adalah suatu kebiasaan yang keliru kalau selama ini termin pluralis dan pluralisme itu dipakai atau dipertukarkan begitu saja seolah-olah keduanya itu memang menunjuk atau memaksudkan hal yang sama.